Ketidaktelitian hingga Anakronisme

Dalam posting saya beberapa waktu lalu saya membahas tentang kongres pemuda, ndak detil hanya membahas sedikit kesenjangan ruh kongres 1928 dan 2013. Ternyata di sana pun saya tergelincir dalam ketidaktelitian historis. Setelah membaca blog tetangga, mbak Retno Iswandari mengingatkan bahwa kongres tersebut tidak menyebutkan kongres itu tidak hendak mengubah Indonesia menjadi berbahasa satu. Continue reading

RAHMAH EL YUNUSIYAH ; Syaikhah Dunia Pendidikan Perempuan

Adakah anda mengenal Rahmah El Yunusiyah?

Biar sejarah yang bicara ......

rahmah-el-yunussiyahNegeri Minangkabau terkenal telah melahirkan begitu banyak  tokoh utama di negeri ini, baik alim ulama maupun para cendekia. Tidak hanya hanya kaum pria yang menonjol, tapi juga kaum wanitanya. Salah satu tokoh perempuan hebat dari negeri ini adalah Rahmah El-Yunusiyah. Tidak diragukan lagi Rahmah el-Yunusiyah adalah salah satu tokoh wanita hebat yang dimiliki negeri ini. Meskipun tidak diangkat sebagai salah satu pahlawan nasional, tetapi beliau menorehkan sejarah hidupnya denga tinta emas. Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang yang tetap eksis hingga hari ini merupakan  salah satu bukti perjuangannya. Bahkan beliau adalah perempuan pertama yang mendapat gelar Syaikhah dari Universitas Al-Azhar Mesir. Penganugerahan gelar syaikhah yang diberikan pada tahun 1957 ini dimaksudkan untuk menghormati jasa-jasa beliau dalam bidang pendidikan kaum perempuan.

Rahmah El-Yunusiyah dilahirkan pada hari Jumat 20 Desember 1900 di Bukit Surungan, Padang Panjang, Sumatera Barat. Anak bungsu dari lima bersaudara ini merupakan  putri dari pasangan Muhammad Yunus dan Rafiah. Rahmah…

View original post 1,276 more words