Reverse Funnel System

Shalom aleichem kawans.

Blog ini memang banyak omong soal politik dan sejarah, namun kali ini sayah mau bicara yang lain. Kali inih sayah mau berbual soal sistem corong terbalik (reverse funnel system), sistem MLM yang berbeda dengan skema piramid (pyramid scheme) yang merupakan penipuan.

reverse_funnel

Bohong ding. Tulisan ini ndak bakal membedakan keduanya. Kali ini tulisan ini hanya memperingatkan tentang MLM. Kenapa sayah mau nulis soal MLM padahal jelas-jelas sayah bukanlah praktisi bisnis? Kerna sempat lihat di facebook ada yang berbagi pranala bahwasanya FBI sedang membuka penyelidikan terhadap jaringan MLM Herbalife. Ada tulisan berbahasa Indonesia yang membahas sudut politik keributan tersebut. Jika anda ingin tahu bahasan tentang kecurigaan terhadap Herbalife, silahkan baca tulisan Matt Stroud ini.

Sebelum situ lanjut baca tulisan sayah, sayah mengaku kalu saya kafir (menolak) terhadap yang namanya MLM. Jadi silahkan situ kalu mau curiga terhadap sayah.

Fundamentals-of-MLM

Ingin cepat kaya? Ingin menikmati pensiun dini? Ingin mendapatkan jutaan rupiah tiap bulan tanpa melakukan apa-apa? Daftarkan diri anda! Bayar Rp 845.000 saja dan dapatkan paket produk untuk anda jual, jual 20 paket dan undang tiga orang untuk melakukan hal yang sama maka anda akan pensiun dini!

Segera tolak jika anda ditawari ‘investasi’ atau skema bisnis jaringan macam ini. Jika anda adalah teman/saudara yang baik maka anda akan menyuruh mereka berhenti ‘bisnis’ MLM ini. Silahkan anda mundur selangkah dan melihat baik-baik kondisi lingkungan sekitar anda. Bagaimana reaksi teman jika seseorang telah dikenal menjadi aktivis MLM? Semua orang akan menjauhi dan hilang rasa hormatnya, tiap pertemuan sosial semua segera mengundurkan diri ketika ada gelagat akan diprospek.

Sebuah blog telah membahas bahwa skema yang ditawarkan oleh Tianshi adalah bullshit. Itu adalah salah satu contoh skema rencana bisnis yang sempat ramai sekitar 9-7 tahun lalu di Jogja. Entah mengapa kini ndak ada ramai-ramai cerita mereka yang sudah sukses punya mobil dan kapal pesiar dari Tianshi. Yang ada mungkin mereka malu karena bisnis yang mereka sebut “jalan menuju suskes” ternyata mandek.

Tianshi 2014

Tianshi 2014

Kenapa bisa mandek?

Bisnis pada dasarnya adalah jaringan distribusi produk dari produsen kepada konsumen. Itulah yang dilakukan jaringan Indomart atau Alfamart, yang dilakukan oleh Bulog, ataupun apotik-apotik. Namun pada MLM distribusi ini hanyalah topeng untuk menutupi skema piramida yang mereka lakukan. Bisnis yang mereka lakukan sebetulnya adalah merekrut anggota baru yang kemudian mereka sebut sebagai “distributor,” mereka ini harus mencari anggota baru.

Produk-produk yang mereka tawarkan ini hanyalah kamuflase agar skema bisnis mereka tidak termasuk dalam skema piramid seperti yang dilarang di Amerika. Kebutuhan masyarakat umum akan produk yang mereka tawarkan tidak jelas. Kalaulah produk-produk ini amat dibutuhkan oleh masyarakat maka menjual produk ini melalui jaringan pengecer konvensional pasti amat mudah. Bahkan seperti disebut mbelgedez di atas, kadang ada kewajiban bagi ‘distributor’ untuk membeli sejumlah tertentu tiap bulannya, jika poduk ini tidak terserap pasar maka salah sendiri (dan rugilah dia).

Orang-orang yang sudah terlibat dengan MLM ini pastinya akan malu mengakui bahwa diri mereka telah tertipu. Untuk itu dilakukanlah seminar-seminar cuci-otak untuk menghilangkan rasa tertipu ini. Mereka yang cukup cerdik dan cakap olah kata segera sadar, cara untuk menutup kerugiannya adalah dengan menjadi pembicara seminar-seminar macam ini. Maka lengkaplah penipu dan tertipu sekaligus circlejerk untuk merasa sukses ini.

Jikalau memang perusahaan MLM ini berorientasi pada produk mereka maka jika ada yang menawarkan untuk ikut terlibat dalam MLM (istilah kerennya memprospek anda) maka tanya apakah anda dapat membeli produknya tanpa mengikuti MLM tersebut. Jika anda dapat membeli tanpa harus ikut maka kemungkinan jaringan ini masih berorientasi pada produk. Jika pemprospek tersebut malah memaksa anda untuk ikut menjadi distributor maka pikir ulang! Ini adalah MLM yang mengutamakan rekrutmen anggota daripada memasarkan produknya.

Scam or no scam?

Scam or no scam?

Sempat ada yang mengatakan bahwa MLM haram, sayah ndak punyak kapabilitas untuk menyatakan itu fatwa bener apa ndak. Namun untuk tahu bahwasanyah MLM itu menipu atau tidak maka di Amerika kriterianya jelas. Jika pendapatan perusahaan tersebut didapat dari penjualan produk maka perusahaan itu legal, jika tidak itu adalah penipuan. Namun di sini jangan lupa, perusahaan MLM bisa memberi kewajiban minimum pembelian produk pada ‘distributor’ (istilahnya Tianshi adalah tutup poin). Jika produk tidak terjual, ‘distributor’ tekor tapi perusahaan masih tetap untung. Situ ndak bakal menang deh kalu ikut yang ginian.

Nah herannya lagi rupanya ada model baru lagi dalam hal MLM gini yaitu MLM haji dan Umrah. Sempat ada simpang siur halal atau haram program ini. Nah, entah seperti apa yang dilakukan MUI untuk memberi fatwa halal ndak dibahas. Padahal yang paling penting adalah pertanyaan “bagaimana perusahaan tersebut mendapat untung?” Depag malah jelas menyatakan pemberangkatang haji dengan biaya dari downline adalah tidak boleh (tidak boleh dan haram sama ndak yah?).

Penipuan macam-macam caranya dan namanya. Biasanya malah menggunakan kegiatan yang ndak dilarang. Hati-hatilah juragan.

CAVEAT EMPTOR!

Advertisements

One thought on “Reverse Funnel System

  1. Pingback: Melia, Quelle Horreur | ayatayatadit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s