Kereta Perang Toyota

Ah Jepang. Negeri pecundang perang dunia kedua ini dilarang mengekspor senjata, namun siapa sangka produk industrinya kini menjadi bahan bakar bagi peperangan di berbagai belahan dunia?

african_toyota

Jepang memang tidak mengekspor senjata ke negara lain, tapi mobil buatan Jepang dikenal di dunia sebagai mobil yang memiliki performa sangat baik (meski belum tentu melampaui buatan Eropa). Toyota sebagai produsen dan pengekspor mobil terbesar Jepang produknya digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk perang. Bahkan ada satu perang yang dikenal dengan namanya, Toyota War.

Chadian_soldiers_in_Toyota_pickup_truck

Jika Kaddafi masih hidup tentu ia akan merasa malu jika diingatkan tentang keterlibatannya dalam konflik di Chad 1986-1987. Bagaimana tidak, dengan kekuatan hanya sepertiganya tentara Chad berhasil memukul mundur pasukan Kaddafi. Senjata mereka hanyalah senapan serbu, artileri seadanya, dan pick-up Toyota yang dilengkapi mitraliur berat. Peran pick-up Toyota dalam perang inilah yang menentukan jalannya perang dan memunculkan lagi peran “kavaleri ringan”.

Penggunaan pick-up sebagai pengangkut pasukan dan bagian dari taktik serangan razia oleh pasukan Sahrawi di gurun Sahara, satu dekade sebelum Toyota Wars. Bahkan pada perang dunia kedua SAS sudah menggunakan taktik serupa dengan Land Rover mereka. Namun penggunaan pick-up dengan senjata berat baru mendapat nama populer dalam konflik Somalia pada tahun 90an. Technicals menjadi istilah populer bagi kereta perang modern ini.

Toyota Hilux di Libya

Toyota Hilux di Libya

Sekali lagi Libya terlibat lagi dengan Toyota, kali ini panggungnya berada di dalam negeri Libya sendiri. Euphjoria kebebasan yang melanda negeri-negeri arab pada tahun 2011 menjelma menjadi pemberontakan. Segera saja Land Cruiser dan Hilux yang berada di garasi disulap menjadi technicals. Tidak hanya menggunakan senapan mesin berat, mereka juga mengelas peluncur roket. Bahkan peluncur roket udara-darat yang tidak cocok untuk technicals pun mereka gunakan. Memang para pemberontak Libya tidaklah profesional, sebagaimana terlihat di gambar berikut:

Jlegeerr!!!

Jlegeerr!!!

Yup, mereka membawa kasur di samping pelontar roket mereka.Tidak lupa juga barang yang hancur berantakan terkena hembusan roket. Terkadang exhaust roket juga membakar kasur yang mereka ikat persis di belakang pelontar roket. Serangan artileri dengan taktik spray and pray adalah satuhal, namun bila perlengkapanmu sendiri rusak adalah cerita konyol.

Ketangguhan Hilux dan Land Cruiser teruji di medan perang berbagai negara, tentu saja ini menggoda beberapa pihak untuk menguji seberapa tangguh Toyota. Maka tiga orang maniak mobil Inggris pun mengujinya. Tes-tes yang mereka lakukan memang tidak terjadi di medan perang, namun terbukti hanya dengan perbaikan minimal Toyota Hilux yang dites masih bisa berjalan, meski pada kondisi hampir katastrophik.

mari buat tugu untuknya

mari buat tugu untuknya

Kini dengan perang di Suriah dan Irak yang masih menyala, Toyota muncul lagi sebagai kendaraan pilihan mereka yang mengangkat senjata. Di Iraq ISIS mengagetkan banyak pihak, bagaimana bisa mereka mendapatkan Toyota sebanyak itu? Tahu sama tahulah dari mana mereka mendapatkannya. Namun tentu saja, melihat konvoi mobil yang seragam, dengan bendera seragam juga akan memberikan satu kesan tersendiri.

ISIS_Hilux_Convoy

Kini dengan masih banyaknya potensi konflik di negara-negara seperti Afghanistan, Somalia, Pantai Gading, Kongo, dan masih banyak lagi kita akan menyaksikan bagaimana Hilux yang sebentar lagi berusia setengah abad membuktikan utilitasnya, menjadikannya ibarat kalashnikov di bidang pick-up. Yang kita tahu, pick-up satu ini sudah mendapat gelar jihad proven.

mujahidin proven

mujahidin proven

Selagi mereka saling bunuh, eksekutif Toyota sedang menghitung uang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s