Mengenali Propaganda

Okay, saya baru saja berkelana di salah satu sudut bejat internet. Seriously not looking for porn, just looking for some deranged things that happening outside. Tentu saja happening di Gaza adalah salah satu yang jadi berita saat ini, selain tentang kiprah ISIS di Iraq. Sampai saya ketemu video berikut:

Itu adalah video yang diklaim oleh MEMRI sebagai video parodi ISIS buatan Palestina. Di akhir video digambarkan seorang anggota ISIS mempersilahkan warga Israel lewat dan mengucapkan terima kasih.

Most muslim are gullible conspiracy theorist. Percayalah, kaum muslim (Indonesia) akan berpaling pada kata konspirasi, CIA, dan Yahudi untuk menjelaskan apapun kemalangan muslim. Coba saja bila anda berada di bus atau angkutan umum, tanya orang dewasa di samping anda “Siapa pelaku 11 September 2001?” Tiga kata di atas akan muncul sebagai jawabannya. Orang-orang macam ini kadang justru gampang ditebak dan dimanfaatkan. Uni Soviet pernah memanfaatkan paranoidnya conspiracy theorist untuk membuat kredibilitas dalam negeri pemerintah AS rapuh.

Balik ke video di atas, siapa yang mau bilang ISIS adalah proxy Mossad & CIA? Silahkan cari dengan bantuan mbah google, insya Allah ente menemukan gambar berikut:

MossadISISmeme

Namun bisa anda lihat, MEMRI, sebuah alat propaganda Israel, menyebarkan video yang menyatakan ISIS adalah milik mereka! Jikalau ISIS adalah produk operasi rahasia mereka, mengapa mereka justru menyebarkan anggapan bahwa ISIS adalah milik mereka? Tidak lain dan tidak bukan, ini adalah seperti yang dilakukan Uni Soviet tentang pembunuhan Kennedy. Sebarkan saja isunya, lawan potensial anda akan menjadi rapuh karenanya.

Nah kita beralih ke negeri sendiri…

Kemarin waktu menjelang pemilihan presiden ada yang namanya Cameo Fun Campaign dari Cameo Project. mereka membangun kepercayaan pirsawan youtube dengan menyajikan dua sisi keunggulan kedua calon presiden secara netral. Namun pada akhirnya mereka menyebutkan pilihannya pada satu calon presiden melalui video berikut:

Loncat ke 1:47 maka anda akan menemui penyederhanaan peristiwa yang tidak representatif dengan kejadian yang terjadi. Video ini jelas-jelas mengacaukan antara kerusuhan 13 mei 1998 dengan penyebab pencopotan Prabowo dari Kostrad. video ini mengesankan bahwa gerakan pasukan ke istana adalah untuk mengamankan Presiden karena kerusuhan, padahal penyebab alih jabatan tersebut adalah gerakan pasukan pada tanggal 22 Mei 1998. Tidak ada kerusuhan pada saat itu, yang ada adalah mahasiswa yang berpesta dan rakyat yang harap-harap cemas berharap krisis segera berakhir.

Video ini telah menyajikan runtut peristiwa yang tidak lengkap dan menyesatkan, tantu saja dumbed-down for dumb gullible massses. Seperti kampanye negatif tentang Jokowi pada umumnya, ia digambarkan sebagai boneka Mega. Poin Jokowi tentang meningkatkan daya saing individu melalui pendidikan pun dipelintir menjadi membiarkan rakyat menyelamatkan dirinya sendiri.

Saya khawatir dengan implikasi video ini. Bila si pembuat video ini jujur dalam membuat video ini, maka ini adalah cerminan dari apa yang dipahami masyarakat kita. Di lain pihak bila ini adalah usaha untuk mengaburkan masa lalu, maka bukan karena pengaruh asing yang kuat kekayaan Indonesia bocor. Tidak lain adalah rakyat Indonesia dengan mudahnya dibohongi pemimpinnya yang menjual kekayaan Indonesia kepada asing dengan tidak fair.

Mengapa saya bawa-bawa kepentingan asing?

Tidak lain adalah Rob Allyn, mantan konsultan kampanye George W Bush yang disebut-sebut ahli kampanye negatif. Adakah Cameo Project adalah kaki tangan Rob Allyn dalam kampanye Prabowo ataukah ia hanyalah rakyat yang dibodohi?

.

.

.

Semoga anda tidur nyenyak malam ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s