Lebay?

ISIS alian NIIS (Negara Islam Iraq & Syam) masih bikin rame. Kampanye pemboman mereka oleh Amerika & koalisi negara Arab belumusai dan kabar yang beredar masih simpang siur, namun kini kita mendengar salah satu tokoh ‘partai dakwah’ menyatakan bahwa tanggapan negara-negara atas terhadap ISIS lebay.

lebay

Ahem.

Pernyataan Anis Matta ini aneh. Selagi Free Syrian Army dan Syrian National Council digilas tiga arah, pasukan Assad, mujahidin Al-Qaidah (Ahrar & Al Nusra), dan ISIS, mereka meminta bantuan Amerika untuk melenyapkan musuh-musuhnya. Siapa kelompok yang mendukung FSA & SNC ini? Salah satunya adalah Ikhwanul Muslimin Suriah! Mereka punya sejarah pahit yang panjang dengan Assad dan tidak akur dengan kelompok seperti Al-Qaidah.

Suriah adalah salah satu diantara ‘front’ ikhwanul muslimin dalam revolusi Arab Spring. Di Libya keberhasilan mereka tidak berhenti setelah penggulingan Qaddafi, mereka menempatkan banyak orangnya di parlemen, meski kini Libya masih berantakan. Di Mesir mereka sempat menang sebelum akhirnya tergulingkan kembali. Di Yaman mereka menyokong pemerintah baru, namun kini pemerintahnya dipecundangi pemberontak Syiah Hawthi sementara Ansar Tauhid masih membayangi. Suriah setelah 3 tahun perang masih belum menghasilkan apa-apa, malah FSA yang memperoleh dukungan Amerika makin terpinggirkan. Hingga kini mreka masih meminta bantuan Amerika.

Sepanjang revolusi Mesir dan Libya mereka mengiklankan diri sebagai kerabat ideologis Ikhwanul Muslimin dan menyatakan mendukung perjuangan rekan-rekannya di sana. Lalu mengapa Anis Matta mengeluarkan pernyataan yang bertentangan dengan pilihan politik ikhwan Suriah?

tinfoil

Tampaknya Anis Matta memilih untuk memainkan emosi kaum muslimin Indonesia (dan kader partainya) untuk menyalahkan Amerika lagi. Padahal sepanjang Mursi berkuasa di Mesir pemerintahannya dan IM berusaha meyakinkan Ameriak bahwa mereka adalah sekutu yang baik. Tak lupa pemerintahan pemberontak Libya juga disokong Amerika dan Prancis. Para pejuang FSA dilatih oleh CIA di Jordania, negeri yang politiknya dipengaruhi kuat oleh IM.

Anis Matta juga melewatkan bahwa intervensi Amerika kali ini adalah intervensi setengah hati. Obama tidak mau menambah lagi deretan perang yang diikuti Amerika, namun ISIS keburu jadi gede. Kalau mau menggebuk ISIS tentu ia harus mengirim pasukan ke Suriah & Irak. Namun yang bisa ia lakukan hanyalah kampanye pengeboman. Sisanya diserahkan kembali kepada FSA.

Lalu apa efek pernyataan Anis Matta ini? Tidak ada selain untuk memenangkan hati penggemar conspiracy theories.

Listen... and BELIEVE!

Listen… and BELIEVE!

Mungkin PKS isinya conspiracy theorist semua, dibalik pecinya ada tinfoil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s