Indonesia Negeri Saba, First Impression

1cover Okay, saya kemarin mampir ke gramedia dan menemukan buku ini seharga Rp169.000,-. Ada satu yang tidak disegel jadi saya sempatkan untuk membukanya. Hilarity ensues. Buku ini hard cover, dengan harga segitu sayah bisa dapet buku 250 halaman hitam-putih yang padat teksnya. Kira-kira buku ini padat teks (yang menyiratkan lebih banyak bahan) ndak yagh? Ternyata tidak, buku ini full color just for the sake of it. Relief-relief Borobudur cukup digambarkan dengan monokrom pun akan terlihat jelas, tapi rupanya tim Fahmi Basya menilai membuang-buang tinta dengan memberi latar di tiap halaman bukanlah hal yang sia-sia. 2buddha_is_saba

Okay. Ini bukan Buddha! Ini tidak menggambarkan lelaki! Ini menggambarkan Ratu Saba! Relief ini menggambarkan Zabur yang diturunkan sebelum Sulayman bertemu Saba, oleh karenanya relief ini meramalkan adanya pertemuan Sulayman dengan Ratu Saba!

Okay, just how much bullshit and mental gymnastic you need to pull this one. Masih ada lagi:

3plain_crazyness

All of my what.

Fahmi Basya & timnya mengidentifikasi sebuah relief yang tidak mereka kenali. Bukannya membuka literatur-literatur yang ada mengenai Borobudur seperti peneliti yang jujur & rajin mereka justru mereka-reka garis yang menggambarkan mesin entah apa.

4jualan

Inilah yang membuat sayah hampir ngamuk. Di dalam bukunya Fahmi Basya jualan dan kassi nomor telpon. Bukan di akhir, tidak dikassi box khusus, ini adalah bagian dari ilustrasi teks dongengnya. Terserah anda mau apa dengan nomor telpon ini.

Pada umumnya orang menulis buku untuk berbagi ilmu dan mempromosikan pandangan/teori. Dalam buku itu juga anda dapat mempromosikan buku atau karya tulis lain untuk dibaca dan dikutip. Intinya anda sedang mempromosikan ilmu, bukan cari duit. Kalau mau jualan barang maka wadah yang tepat biasa disebut majalah, pamflet, leaflet, dll.

Saya sebenarnya kalau ada kesempatan mau saja beli, buat hiburan, soalnya isinya konyol dan bisa buat bahan posting di blog inih. Tapi setelah dipikir-pikir kalau saya membelinya saya mensponsori orang yang sedang membohongi publik dan melakukan pembodohan.

Sebodo amat dah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s