Natal & Takfir

natalan

Menjelang 25 Desember, seperti biasa ada kontroversi tentang boleh tidaknya mengucapkan natal. Bagaimana kita bersikap?

Banyak yang “mengutip” fatwa MUI tentang pelarangan perayaan natal bersama bahwa mengucapkan natal adalah haram. Ada baiknya kita melihat kembali situasi sejarah fatwa yang dikeluarkan oleh MUI pada tahun 1981, MUI hanyalah mengeluarkan fatwa mengenai pengharaman perayaan bersama lebaran & natal. Amar dari fatwanya sendiri:

Majelis Ulama Indonesia MEMFATWAKAN:

1. Perayaan natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan
dan menghormati Nabi Isa As, akan tetapi natal itu tidak
dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di atas.
2. Mengikuti upacara natal bersama bagi ummat Islam hukumnya
haram.
3. Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan
larangan Allah Swt dianjurkan untuk (dalam garis miring):
tidak mengikuti kegiatan-kegiatan natal.

Sesudah fatwa ini keluar mentri agama mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa kegiatan sosial di luar acara ritual dan memberi ucapan selamat diperbolehkan.

buya-hamka

Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa fatwa MUI yang ada melarang umat Islam Indonesia untuk mengikuti perayaan bersama, sedangkan memberi ucapan selamat tidak dibahas dalam fatwa ini dan hingga kini MUI belum mengeluarkan fatwa lain soal ini.

Anda tidak sepakat dengan fatwa ini? Anda menganggap fatwa ini tidak cukup? Boleh-boleh saja. Ingin mengajak umat muslim lain untuk tidak memberi selamat pada penganut Kristen? Lakukan sesuai aturan yang ada dan terima perbedaan pendapat dalam kalangan muslim. Namun janganlah sampai anda melakukan takfir. Mengapa? Karena ada ulama yang menyatakan bahwa memberi selamat pada umat lain adalah boleh-boleh saja maka bagi umat Islam yang merujuk pada umat tersebut hal ini adalah boleh-boleh saja.

Masih mau ngotot lagi? Bahkan Ikhwanul Muslimin di Mesir memberikan ucapan selamat pada Kristen koptik.

Advertisements

2 thoughts on “Natal & Takfir

  1. Pingback: Muslim4Lent? Absolutely Haram! | ayatayatadit

  2. Pingback: Ah, Ketemu Lagi… | ayatayatadit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s