Nuklir & Spionase Israel Dibongkar? Shut It Down!

Hubungan Amerika dengan Israel memang menakjubkan. Berkali-kali politisi dari partai Republic maupun Democrat mengulang-ulang mantra bahwa “Israel adalah sekutu berharga Amerika Serikat di Timur Tengah yang harus dan akan kami bela mati-matian.” Namun terbaru dalam hubungan mereka.

slide_it

Don’t let the goyim knows, shut it down.

Tahun lalu hubungan pemerintahan Obama dan Bibi memburuk karena kemunculan komentar dari pejabat senior pemerintahan Obama bahwa Bibi adalah “chickenshit prime minister“, pengecut, dan hanya tertarik pada peruntungan politiknya daripada perdamaian. Bibi membalas When there are pressures on Israel to concede its security, the easiest thing to do is to concede, Ia menambahkan. “You get a round of applause, ceremonies on grassy knolls, and then come the missiles and the tunnels.”

Tentu saja kedua pihak tidak akan senang dengan kondisi yang ada. Sedikit menambah rempah dalam bumbu drama ini, conspiracy theorist segera menyambar kata “grassy knoll” yang diucapkan Bibi.

Ketergantungan politisi Amerika pada dukungan AIPAC tidak dapat disanggah. Semua Senator & anggota Kongres Amerika terus bergantung pada restu AIPAC & harus terus menyanjung Israel demi keselamatan karir politiknya. Namun tidak bagi Obama. Ia sudah berada di puncak dan tidak harus memikirkan mau jadi apa sesudah ini.

Baru saja pemerintahan Obama membuka dokumen berumur 28 tahun yang mengukur kemampuan nuklir Israel. HIngga kini Israel tidak pernah menanggapi tuduhan bahwa Israel memiliki nuklir (baik bantahan atau konfirmasi). Status Israel sebagai “sekutu terbesar” Amerika Serikat membuatnya tidak pernah diobok-obok negara manapun. Kini dengan munculnya laporan lama bahwa Israel memiliki kemampuan nuklir “setara Amerika pada 1950an” tentu tidak perlu lagi kita meragukan adanya nuklir tersebut. Penasaran? Download sendiri dokumen tersebut.

Di lain pihak, aparatur intelejen Amerika Serikat sendiri sudah lama mengeluhkan tindakan spionase Israel terhadap Amerika. Integritas pejabat-pejabat Amerika sangat rapuh dengan adanya spionase Israel terhadap mereka. Bila biasanya keluhan ini disembunyikan dibalik karpet, namun kali ini “protes” NSA bocor kepada publik.

Entah apa yang akan dilakukan dua pimpinan ke dua negara selanjutnya. Silahkan lanjutkan spekulasi anda. Ataukah semua ini hanya drama untuk menyembunyikan rencana besar selanjutnya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s