Heboh Kafe Dajjal Putra Jokowi

Beberapa waktu lalu dunia maya rada ribut soal kafe milik putra Jokowi. Tidak lain adalah karena kafe tersebut katanya memasang logo dajjal!

kafe_dajjal_jonru

Tentu saja banyak yang ikut meributkannya juga, bahkan ketua komisi fatwa MUI turut berkomentar “Tujuannya buat apa? Kalau hanya suka-suka gambar seperti itu buat apa? Sesuatu yang tidak benar jangan dicontoh.” Sayang sang pemberi fatwa ini tidak menjelaskan lagi apa yang tidak benar dari gambar tersebut.

Entahlah. Saya juga heran kenapa gambar seperti itu dikaitkan dengan dajjal. Saya coba fasilitas pencarian gambar dari google untuk mencari gambar dajjal:

dajjal_google_image_searchEntah kenapa yang muncul banyak menunjukkan eye of providence yang asal-muasalnya dari agama sebelah. Padahal jika kita cari deskripsi dajjal dari hadits kita dapati “….He (‘Dajjal’) is a young man with curly hair, and his right eye is blind. He most resembles Abdul-Uzza bin Qatan. Whoever among you sees him, let him recite the opening verses of ‘Surah Al-Kahf’ over him.”

Jadi bila anda muslim seharusnya nada tahu bahwa Dajjal “bermata satu” berarti mata kanan dajjal buta, bukan wujud manusia dengan hanya satu mata seperti gambar di atas.

Di agama sebelah (maksud ane Kristen) ikon mata satu yang diletakkan di atas sering disebut “All seeing eye” atau eye of providence adalah salah satu ikon untuk melambangkan kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tak heran di Basilika St Petrus kita bisa menemui simbol ini beserta tetragrammatron YHWH. Penggunaan mata satu sebagai simbol kemampuan mengawasi segalanya memang sangat kuat, ingat dengan Sauron di lord of the Ring? Orc pengikut Sauron menggunakan mata Sauron sebagai simbol kekuatan Sauron mengawasi segalanya.

TheEyeofSauronNah, sekarang apa maksud Gibran bin Jokowi menggunakan gambar tersebut sebagai penghias kafe miliknya?

Tidak lain dan tidak bukan ia sedang berbangga hati karena ayahnya adalah Presiden Republik Indonesia. Perhatikan baik-baik gambar di dinding kafe miliknya!

mata-satu-di-kafe-gibranEntah kenapa gambar tersebut mengingatkan saya kepada Jokowi!

Bila anda mengambil arti ikonografi Barat (Kristen) bahwa all seeing eye ini adalah simbol kekuasaan maka anda akan paham bahwa Gibran ini sedang membanggakan Ayahnya yang saat ini menjadi orang (yang seharusnya) terkuat di negeri ini.

Lalu bagaimana dengan Dajjal?

Menggunakan simbol-simbol barat tentu tidak baik karena meniru-niru kalangan kafir dilarang dalam Islam. Namun bagaimana dengan mencocok-cocokkan antara ikonografi barat dengan konsep Islam? Rasulullah telah memberikan deskripsi tentang dajjal, kenapa kita mengkaitkannya dengan ikon-ikon yang tidak ada hubungannya dan kadang bertentangan dengan eskripsi Rasulullah?

Allahu’alam

Advertisements

2 thoughts on “Heboh Kafe Dajjal Putra Jokowi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s