Hari Kebangkitan Nasional 2015

Eh, besok Hari Kebangkitan Nasional yah? Sudah siap-siap melakukan apa untuk peringatan Harkitnas ini?
10981220_446957078800370_8763023459276289264_nAkhir-akhir ini kelompok anti-Jokowi yang tergabung dalam progress ’98 sudah menggaungkan akan melakukan demonstrasi besar-besaran untuk menggulingkan Jokowi.Kelompok Progress 98 ini sudah cukup lama menjadi oposisi jalanan terhadap Jokowi. Tahun lalu mereka bahkan sudah melaporkan pasangan Jokowi-Kalla ke KPK. Banyak pula yang mengaitkan mereka dengan Prabowo, namun saya ndak punya cukup gossip untuk mengomentari yang satu ini.

Pihak lain yang merencanakan akan melakukan aksi demo besar-besaran untuk menuntut turunnya Jokowi adalah kalangan mahasiswa. Dimulai dari kebijakan Jokowi menaikkan harga BBM, berbagai kelompok mahasiswa melakukan aksi penolakan mereka. Kisruh KPK-Polri kemarin semakin memperkuat ketidakpercayaan mahasiswa terhadap pemerintahan Jokowi. Bahkan BEM IPB sempat melakukan demo besar yang menutup istana Bogor.

Ini persis di depan SMA tempat saya sekolah dulu.

Ini persis di depan SMA tempat saya sekolah dulu.

Bila pemerintahan SBY menanggapi gerakan semacam dengan mengeluarkan berbabai isu makar di media, maka Jokowi melakukan hal lain: kooptasi. Jokowi mengundang makan malam BEM berbagai perguruan tinggi yang dianggap berpengaruh. Merekapun datang. Tentu saja beberapa kalangan aktivis BEM-SI lumayan butthurt dengan kedatangan rekan mereka tersebut.

“Permasalahan bangsa yang begitu banyak tidak selesai dengan acara makan malam yg hanya beberapa menit saja.” Itulah kicauan dari BEM UNS yang menyatakan ketidaksetujuannya dengan acara makan malam tersebut. Mereka berkeras bahwa diskusi harus dilakukan dengan cara mereka. “Jika sampai tanggal yang sudah ditentukan (19/5) Presiden tetap tidak mau menemui kami untuk dialog terbuka, …”

Kooptasi atau bukan, seharusnya kritik dilakukan terhadap acara jamuan tersebut sudah menjawab tuntutan mahasiswa atau tidak. Namun twitterfront tidak memadai untuk melakukan diskusi mendalam. Jika dilihat dari sisi lain permintaan diskusi terbuka ini bisa dilihat sebagai usaha mahasiswa untyuk melakukan mobbing terhadap orang yang diajak diskusi.

Wants to topple me?

Wants to topple me?

Mungkin Jokowi & wantimpres sudah belajar dari sejarah. Diskusi langsung dengan mahasiswa tidak selalu berhasil. Itulah yang terjadi tahun 1977 yang malah berujung pada NKK/BKK 1978.

Lalu bagaimana dengan anda? Akankah anda ikut demonstrasi besok? Akankah anda berusaha menculik Jokowi mengulang kembali peristiwa Rengasdengklok?

Jokowi sudah membeli kesetiaan Polri dengan membiarkan Badrodin Haiti dan Budi Gunawan menempati posisinya di pucuk tertinggi Polri. It would be a hell intersting happening if they unleash hell on them.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s