Berkenalan dengan Peta Rupa Bumi

Dalam kegiatan kepramukaan maupun pecinta alam kita sering melakukan perjalanan jauh di medan yang tidak dikenal. Bekal yang kita gunakan untuk memasuk dan keluar dengan selamat dalam kegiatan seperti ini adalah peta dan kompas. Untuk kali ini mari kita berkenalan dengan peta!

contoh tampilan peta RBI

contoh tampilan peta RBI

Apa itu peta? Peta adalah suatu representasi keseluruhan atau sebagian muka bumi yang diproyeksikan pada bidang dua dimensi dengan skala tertentu. Pendeknya peta adalah gambaran bumi pada bidang datar. Untuk keperluan navigasi yang digunakan adalah peta topografi. Peta ini memuat informasi bentuk muka bumi yang digambarkan oleh garis-garis kontur.

Peta topografi ini memiliki berbagai nama sesuai keperluan penerbitnya. Di Indonesia dulu dikenal Peta Topografi yang diterbitkan oleh Jawatan Topografi TNI AD (Kini Direktorat Topografi). Karena ini adalah peta untuk kebutuhan militer maka penggunaan peta ini terbatas. Kini untuk kebutuhan sipil sudah ada Peta Rupa Bumi yang diterbitkan oleh Badan Informasi Geografis.

Peta Rupa Bumi Indonesia memuat informasi tentang relief muka bumi, perairan, vegetasi, dan bangunan buatan manusia. Informasi ini berguna untuk mengenali medan ketika melakukan navigasi. Peta Rupa Bumi ini terbit dalam skala 1:10.000, 1:25.000, 1:50.000, dan 1:100.000. Untuk indeks peta-peta ini bisa dilihat di situs BIG.
1368635530540Kelengkapan Peta Rupa Bumi
a. Judul & Nomor
Judul adalah identitas utama peta. Biasanya diambil dari nama daerah paling terkenal di dalam peta atau kecamatan yang menjadi ibukota daerah tersebut. Contohnya peta rupa bumi yang memuat kota Yogyakarta berjudul Timoho (kecamatan tempat Balaikota Yogyakarta berada).
Nomor peta adalah identitas peta dalam indeks peta rupa bumi nasional. Dalam nomor peta ini disertai keterangan peta-peta lain yang menjadi tetangga daerah yang digambarkan peta tersebut sebagai petunjuk boila memerlukan peta-peta daerah tersebut.

b. Sistem Koordinat
Koordinat adalah nilai yang menunjukkan titik dalam peta. Titik ini merupakan perpotongan garis dalam dua sumbu. Peta Rupa Bumi Indonesia menggunakan dua sistem koordinat yaitu sistem koordinat Geografis (angkanya dalam satuan derajat, menit, dan detik) dan Universal Traverse Mercator/UTM.
Sistem koordinat Geografis didapat dari membagi bumi menjadi 360 bagian (derajat). Tiap tiap bagian ini kemudian dibagi menjadi 60 bagian lebih kecil (menit) yang kemudian dapat menjadi 60 bagian paling kecil (detik). Sistem koordinat ini adalah sistem koordinat paling umum dikenal dan digunakan.
Sistem koordinat UTM adalah penyempurnaan sistem proyeksi Mercator. Sistem proyeksi Mercator mempunyai bias amat besar di daerah kutub. Untuk menghilangkan bias ini dalam sistem koordinat UTM bumi dibagi dalam region-region yang memiliki titik nol berbeda-beda. Dalam sistem UTM koordinat dapat diterjemahkan sebagai jarak terhadap titik nol dalam meter, oleh karena itu memudahkan dalam penghitungan jarak di lapangan.

c. Garis Kontur
Garis kontur adalah garis khayal (hanya terdapat di peta) yang menghubungkan titik-titik yang memiliki ketinggian yang sama. Garis kontur ini berguna untuk memahami bentuk rupa bumi. Interval antara garis kontur biasanya 1:2000 dari skala peta (kecuali ditentukan lain). Dalam peta RBI jarak tinggi kontur adalah 1:2000 dari skala peta jadi tiap garis kontur dalam peta rbi 1:25.000 adalah 12,5 meter.

contour_linesd. Skala Peta
Skala adalah perbandingan antara jarak di peta dengan jarak yang sebenarnya. Penyajian skala bisa berupa tulisan atau berupa gambar. Dalam skala tulisan misalnya tertulis 1:25.000 berarti jarak 1 cm di peta mewakili 25.000 cm yang sebenarnya. Untuk skala gambar biasanya dengan menggambarkan blok yang melambangkan jarak sebenarnya. Biasanya 1 blok mewakili 1 km.

Keterangan selang kontur, skala angka, dan skala gambar di peta RBI.

Keterangan selang kontur, skala angka, dan skala gambar di peta RBI.

e. Legenda
Legenda adalah petunjuk mengenai informasi dalam peta. Informasi-informasi bentuk-bentuk perairan darat (sungai, danau), vegetasi, penggunaan lahan, dan bangunan dapat ditemui di sini. Peta RBI diterbitkan berwarna sehingga informasi-informasi ini dapat disampaikan dengan baik. Contoh Legenda peta RBI dapat dilihat sebagai berikut:

legenda

Legenda Peta RBI

f. Orientasi
Orientasi peta menunjukkan arah utara dalam peta. Biasanya arah utara adalah di bagian atas peta atau di hadapan pembaca, namun terkadang bagian atas tersebut belum tentu merupakan arah utara. Hal ini tergantung tujuan pembuat peta.
Namun peta tidak menggambarkan arah utara yang sebenarnya karena garis paralel di peta belum tentu berimpit dengan kutub utara bumi. Selain itu terdapat variasi magnetis yang berbeda-beda di setiap tempat. Oleh karena itu terdapat Utara Sebenarnya (True North), Utara Magnetis (Magnetic North), dan Utara Peta (Grid North). Untuk membaca peta dengan benar perhatikan iktilaf/deklinasi sesuai dengan yang ditunjukkan dalam peta.

deklinasi1Okay, cukup dulu untuk perkenalan mengenai peta RBI. Kapan-kapan kita berbincang lagi mengenai penggunaanya dalam navigasi. Bila anda ingin mendapatkannya dalam bentuk cetak coba cek pusat layanan produk geospasial terdekat anda. Untuk berkas digitalnya kini sudah dapat diunduh di http://tanahair.indonesia.go.id/home/. (terima kasih anon untuk memberi kabar soal ini).

Advertisements

2 thoughts on “Berkenalan dengan Peta Rupa Bumi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s