Pulgasari (1985)

Siapa tidak kenal dengan Best Korea? Oh, mungkin anda lebih mengenal Democratic People’s Republic of Korea atau Korea Utara. Kini dengan serbuan film drama dan musik pop Korea Selatan mungkin anda tidak kenal dengan produk budaya Korea Utara.

Pulgasari-poster

DI tengah propaganda Amerika dan anteknya bahwa rakyat Best Korea mengalami penderitaan karena kelaparan dan penindasan rezim kenyataan bahwa sesungguhnya rakyat Best Korea merasakan kebahagiaan dan kecukupan tidak pernah diketahui. Bahkan untuk memberikan hiburan bagi warganya kamerad Kim Jong Il juga membuatkan film berlatar sejarah dan legenda rakyat korea.

Film Pulgasari dibuat berlatarkan kerajaan feodal Goryeo. Kehidupan rakyat jelata penuh penderitaan di tengah penghisapan kaum feodal. Tidak heran lahirlah bandit-bandit sosial yang mengartikulasikan perlawanan rakyat terhadap para penghisapan penguasa feodal. Hal ini terlihat dari ketulusan sang pandai besi yang menyadari bahwa para bandit yang meninggalkan keluarganya memberikan pengorbanan luar biasa besar bagi para rakyat jelata.

Konflik dibuka dengan datangnya agen-agen penindasan, para aparatus feodal memerintahkan si pandai besi untuk membuat senjata yang dengan menggunakan besi yang diambil dari merebut peralatan pertanian rakyat. Sang pandai besi tidak ingin menjadi sekedar alat feodal, ia segera mengembalikan peralatan tersebut pada warga. Maka hal yang niscaya datang, ia pun ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Anak-anaknya menyelundupkan nasi agar ia makan, namun ia sudah terlalu lemah. Ia menumpahkan perasaannya dengan membuat boneka dari nasi tersebut. Ia menunjukkan keinginan untuk berguna bagi masayarakat layaknya kamerad Stakhanov dari Russia. Keinginan ini bercampur dengan kebencian mendalam pada vampir-vampir feodal menciptakan Pulgasari sebagai alat perlawanan rakyat.

blacksmith_dying_creationAh, bila saya melanjutkan lagi tentu kawan sekalian merasa tidak perlu menontonnya lagi. Sebelum saya lanjutkan saya tanya dulu kepada kawan. Adakah kawan merasa film-film lama tidak perlu ditonton karena teknik efek khususnya jelek? Apakah kawan lebih memilih menonton film-film buatan kapitalis Hollywood dan Gangnam karena mempertontonkan para aktor yang ganteng dan cantik?

Degenerate!!!!

Memang film ini memiliki kekurangan dalam menampilkan plotnya, namun plothole ini tidaklah signifikan. Storytelling film ini cukup baik. Bila anda dapat memaafkan penampilan film buatan dekade 80an, maka anda akan dapat menerima film ini. Terlebih lagi adalah nilai-nilai komunisme yang dalam film ini, perlawanan terhadap penindasan dan pengorbanan individu untuk perjuangan komune.

Onward! Comrade Pulgasari along with People's Army march to crush feudalism.

Onward! Comrade Pulgasari along with People’s Army march to crush feudalism.

Johnathan Ross menyebut bahwa Pulgasari adalah metafora atas kapitalisme yang tidak dibendung, dikutip oleh wikipedia. Namun ini adalah tipuan dari kritikus film barat, agen kapitalis itu sendiri. Dalam film ini sendiri justru tergambar bahwa ada yang mampu mengendalikan kehancuran dan rakusnya Pulgasari. Memang rakyat dan kolektif takut dengan sifat rakus Pulgasari (yang tampak seperti kapitalis). Namun kerakusan Pulgasari ini tetap dapat dibendung oleh rasa pengorbanan diri kepada rakyat banyak dan kolektivisme.

Pengorbanan Pulgasari ini adalah nilai moral yang tentunya dilewatkan oleh kritikus kapitalis barat. Setelah fase berdarah  revolusi telah selesai, maka kaum revolusioner harus meninggalkan sifat kekerasannya untuk membentuk tatanan masyarakat baru yang komunis.

Bila anda adalah penggemar film klasik ataupun menganggap diri anda Marxist, maka film ini wajib anda tonton. Ada pesona khusus dari teknik efek khusus praktis era 70an-80an. Terlebih lagi Pulgasari jauh lebih menawan dibandingkan Godzilla kapitalis Amerika buatan Emmerich.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s