Terpecahnya Korea

Dengan kekalahan Jepang di Perang Pasifik maka Korea jatuh ke tangan sekutu. Di daratan Asia terdapat tiga negara sekutu yaitu Republik Tiogkok, Uni Soviet, dan Amerika Serikat. Republik Tiongkok berbasis di barat daya dan selatan, kekuatannya tidak sampai ke Korea sementara Amerika bergerak dari laut dan Russia dari arah Siberia dan Manchuria.

korea_prior_to_war

Russia dan Amerika yang bertentangan Ideologinya ini bertemu di Korea. Tidak dapat dielakkan lagi, dengan kekalahan Jepang maka Korea akan diduduki dua kekuatan ini. Mau-tidak mau pembagian akan terjadi. Bagaimana pembagian Korea ini dilaksanakan?

A. Latar Belakang: Korea di Bawah Kekuasaan Jepang

Jepang secara agresif mengarahkan kebijakan luar negerinya ke arah perang sejak 1931. Produksi beras Korea meningkat sejak aneksasi Jepang, namun produksi ini demi kebutuhan ekonomi Jepang. Pada awal 30an ketika kebijakan produksi berlebih berhasil rakyat Korea dianjurkan makan beras, namun ketika kebutuhan perang semakin mendesak mereka dipaksa menyerahkan berasnya. Dapat dikatakan saat Jendral Minami Jiro menjadi Gubernur Jendral (1936-1943) Korea hanya berfungsi sebagai depot militer Jepang.1

Dalam bidang Industri Jepang tidak menghendaki Korea mengembangkan industri berat yang dapat menyaingi Jepang. Oleh karenanya Industri yang berkembang di Korea pada masa ini adalah industri rumah atau industri skala kecil. Di sisi lain industri ekstraksi (pertambangan) berkembang pesat, namun seluruh hasilnya dikirimkan ke Jepang.2

Dari penjajahan Jepag di Korea muncul dua sumber ekonomi yang berbeda. Di Selatan pertanian, terutama beras, berkembang dengan baik. Sementara itu pabrik tekstil, baja, hidrokimia, pembangkit listrik dan pertambangan di utara menjadi modal bagi industrialisasi Korea.3

Mobilisasi rakyat Jepang untuk perang menyebabkan terjadinya kelangkaan tenaga kerja di Jepang. Dengan menggunakan Undang-Undang Mobilisasi Nasional Jepang mewajibkan pekerja Korea untuk bekerja demi keperluan perang. Terdapat 5,4 juta warga Korea yang dikerahkan, 670 ribu diberangkatkan ke Jepang dan 810 ribu dikerahkan ke Manchuria.4

Kedinasan militer dengan segala fasilitasnya menarik bagi sebagian rakyat Korea. Bagi rakyat Korea terdapat kompetisi berat untuk masuk Tentara Imperial Jepang, sampai kondisi perang yang genting pada 1944 memaksa Jepang melaksanakan wajib militer bagi rakyat Korea. Personil Korea di Tentara Imperial Jepang memiliki reputasi brutal meskipun mereka tidak menerima status setara dengan personil etnis Jepang.5

B. Perlawanan dan Akhir Kekuasaan Jepang

Sejak awal aneksasi terdapat berbagai perlawanan terhadap kekuasaan Jepang. Gerilyawan Uibyong terus melakukan perlawanan sejak era protektorat hingga penjajahan Jepang.6 Pada 1919 berdiri Pemeritahan Sementara republik Korea (Daehan Minguk Imsi Jeongbu) di Chongqing, Tiongkok, dengan pemimpin Syngman Rhee.7 Segala aktivitas nasionalis terus berjalan meski berada di bawah pengawasan ketat Jepang.

Kalangan komunis menghidupkan kerjasama dengan Partai Komunis Tiongkok, dari mereka muncul Mu Jong sebagai tokohnya.8 Sementara itu Kim Il Sung memimpin kelompok gerilyawan di sekitar Manchuria.9 Pada 1940 pemerintah sementara di Chongqing mengorganisasikan kekuatan perlawanan non-komunis yang disebut Pasukan Restorasi Korea (Hanguk Gwangbokgun) yang bekerja sama dengan penasehat militer AS.10 Namun pasukan ini tidak sempat melakukan aksi apa-apa di Korea karena Jepang telah kalah terlebih dahulu.11

Menjelang kekalahan Jepang Gubernur Jendral Abe Nobuyuki menghubungi tokoh-tokoh Korea. Pada 9-13 Jepang memberi kewenangan ke Song Jin-u untuk membentuk komite pemerintahan administratif, namun tanpa alasan yang cukup jelas ia menolaknya. Baru pada 15 Agustus Yo Un-hyong menerimanya dengan syarat Jepang segera membebaskan tahanan politik, menjamin pasokan makanan Korea, dan tidak mencampuri kegiatan kemerdekaan dan mobilisasi.12

Sekutu memperhatikan permasalahan Korea sebalagi koloni Jepang. Dalam konferensi Kairo 1943 Roosevelt, Churchil dan Chiang Kai Sek menyatakan semua koloni Jepang yang direbut paksa termasuk Korea harus dilepaskan. Gerak cepat Russia di Manchuria membuat Amerika Khawatir Korea akan jatuh ke komunis. Amerika mengajukan agar wilayah Korea dibagi dua dengan batas garis paralel 38 Lintang Utara yang segera disetujui Russia. Tentara Russia mulai memasuki Korea pada 14 Agustus 1945 dan sampai Pyongyang pada 24 Agustus.13

C. Pemerintahan Sekutu di Korea

Dengan berbekal kewenangan dari Jepang Yo Un-hyong mempersiapkan pemerintahan dan negara baru Korea. Cabang dari komite ini yang disebut Inmin Wiwonhoe(Komite Rakyat) segera menyebar ke seluruh semenanjung Korea. Percaya diri dengan dukungan dan jaringan komite ini, pada 6 September 1945 dideklarasikanlah Republik Rakyat Korea (Joseon Inmin Konghwaguk).14

Meski mendapat dukungan dari rakyat dan merupakan usaha mandiri Korea, namun pihak Amerika mencurigai keberadaan pemeritahan Republik ini. Pemerintah RRK menjadi berjalan tidak resmi dan menjadi oposisi pemerintahan militer Amerika15 (US Army Military Government in Korea/USAMGIK) dan mengeluarkan platform 37 pasal yang menyatakan bahwa taah yang dikuasai Jepang dan kolaboratornya akan disita dan dikembalikan kepada rakyat.16

Akhirnya RRK dibubarkan oleh USAMGIK pada 12 Desember 1945. Amerika Serikat memandang Korea sebagai wilayah pendudukan dan menolak segala partisipasi aktif rakyat Korea dalam pemerintahan swakelola. Dalam pemerintahan langsung oleh militer Amerika ini sebenarnya mereka tidak memiliki visi, sehingga terus menggunakan personel Jepang daripada bekerjasana dengan unsur-unsur Korea.17

Amerika justru menjalin hubungan dengan Partai Demokratik Korea yang dibentuk Song Jin-u yang diisi oleh tuan tanah dan kolaborator Jepang.18 Amerika menyiapkan trusteeship(mandat) untuk penyelenggaraan pemerintahan Korea sebab Korea dipandang tidak siap menjalankan pemerintahan mandiri.19 Hal ini menyebabkan merebaknya demonstrasi menentang pemerintahan mandat sepanjang Desember 1945.20

Uni Soviet mengalami situasi berbeda di utara. Berbagai cabang Komite Rakyat di utara dibiarkan berjalan sehingga memberikan tanggapan lebih hangat pada pasukan Russia. Kolonel-Jendral Terentii Shtykov membentuk Pemerintahan Sipil Soviet dan menempatkan kader komunis21 dan pemerintahan di lima propinsi Korea bagian utara dipandang sebagai embrio pemerintahan Korea Utara.22

Pada Februari 1946 Pemerintahan Sementara dibentuk di bawah kepemimpinan Kim Il Sung. Program refroma agraria segera dilaksanakan dengan menyita tanah milik tuan tanah dan membagikannya. Para tuan tanah mendapatkan sisa tanah sama ukurannya dengan petani penggarap lainnya. Reforma agraria yang dilakukan ini berjalan relatif damai bila dibandingkan dengan reforma agraria di negara lainya, namun para tuan tanah mengungsi ke selatan karena kebijakan ini.23

Pemerintahan kiri di bawah Russia juga melakkukan reformasi-reformasi lain di luar reforma agraria. Industri besar yang ditinggalkan Jepang segera dinasionalisasi, namun industri kecil dibiarkan mandiri. Ksesejahteraan, dan pembatasan jam kerja buruh, juga persamaan hak bagi wanita dijamin. Kebijakan-kebijakan ini dilaksanakan di bawah perlindungan dan nasehat Russia. Hal ini memberikan keunggulan bagi kalangan komunis menghadapi kalangan kiri moderat.24

Tindakan USAMGIK menyingkirkan jaringan dan pemerintahan RRK berdampak luas. Struktur jaringan Komite Rakyat didukung oleh serikat pekerja yang bereaksi negatif terhadap kebijakan ekonomi USAMGIK. Pada September 1946 pemogokan pekerja rel Pusan berkembang menjadi demonstrasi massal. Propinsi Daegu dan beberapa propinsi lain di selatan akhirnya menjadi sar yang diberantas dengan brutal oleh kepolisian dan pasukan sayap kanan Korea.25 Beberapa analis menyebutkan bahwa kerusuhan ini adalah indikator kepercayaan yang rendah terhadap pemilihan Dewan Legislatif Sementara yang dilakukan pada Oktober 1946.26

D. Pembentukan Negara Terpisah

Pembicaraan mengenai mandat bersama dan pemerintahan Korea bersatu antara Russia dan Amerika pada 1947 mandek. Tanpa adanya solusi akhirnya Amerika Serikat mengajukan persoalan Korea kepada PBB. Meskipun ada protes dari Russia, namun pada September 1947 PBB membentuk UNTCOK (United Nations Temporary Commision on Korea) untuk mengawasi pemilihan umum di Korea.27

Pada saat ini pemerintahan yang dibentuk di masing-masing teritori telah melakukan sentralisasi. Di Utara pemerintahan sementara Kim Il Sung telah menghimpun seluruh Komite Rakyat. Sementara itu di selatan Syngman Rhee semakin kuat posisinya sebagai pemimpin politik anti-komunis.

Tentu saja Russia tidak mengijinkan personil UNTCOK untuk masuk ke wilayah yang berada di bawah kontrolnya. Pyongyang sama sekali menolak bahwa UNTCOK memiliki kewenangan apapun. Penolakan juga muncul dari kalangan nasionalis di selatan yang khawatir bahwa pemisahan ini akan menjadi permanen. Atas bujukan Amerika akhirnya UNTCOK terus menjalankan programnya untuk melakukan pemilihan umum pada bulan Mei 1948.28

Dengan dijalankannya pemilihan umum di wilayah selatan maka USAMGIK dapat melakukan transfer kekuasaan kepada pemerintahan baru. Dua bulan sesudah pemilihan Majelis Nasional mengesahkan konstitusi dan pada 15 Agustus 1948 Republik Korea dideklarasikan dengan Presiden Syngman Rhee sebagai pemimpinnya. Dengan berdasar pemilu 1948 Republik Korea mengklaim kedaulatan atas seluruh Korea29 meskipun pemilihan ini tidak dilakukan di wilayah utara.

Sebagai reaksi atas pendirian Republik Korea, Pyongyang melakukan pemilihan sendiri pada 25 Agustus 1948. Pada bulan September Republik Rakyat Demokratik Korea dideklarasikan dengan Kim Il Sung sebagai Premier. Pasukan Russia dan Amerika segera ditarik dari wilayah Korea setelahnya.30 Dua negara yang terbentuk ini kini bersiap untuk perang saudara.

E. Epilog

Melalui dua pemilihan umum yang terpisah Seoul dan Pyongyang mendeklarasikan berdirinya negara mereka. Pemerintahan Seoul meneruskan tradisi Korean Empire(Daehan Jeguk) menggunakan nama Republik Korea (Daehan Minguk) sementara Pyongyang meneruskan nama dinasti terakhir Korea (Joseon) dengan menggunakan nama Chosŏn Minjujuŭi Inmin Konghwaguk (Republik Demokratik Rakyat Korea).

Korea Utara mewarisi industri dan pertambangan kolonial Jepang sementara di selatan pertanian intensif menjadi modal utama. Pemerintah di utara diisi oleh gerilyawan anti-Jepang dan komunis didikan Russia da Tiongkok. Di selatan pemerintahan dikuasai kelompok sayap kanan di bawah Syngman Rhee. Kedua pihak ini tidak dapat mempertemukan perbedaan ideologisnya sehingga dalam beberapa tahun mereka mempersiapkan diri untuk saling berperang. Perang ini akhirnya pecah pada 1950 ketika pasuka dari utara meyebrang garis 38ºLU.

________________________

1David Brudnoy, “Japan’s Experiment in Korea,” Monumenta Nipponica, Volume 25, Nomor 1/2 (1970), halaman 182.

2Ibidem, halaman 176.

3Ibidem, halaman 155.

4“Korea Under Japanese Rule,” Wikipedia, https://en.wikipedia.org/wiki/Korea_under_Japanese_rule. Diakses 8 Desember 2015.

5Ibidem.

6Carter J Eckert dkk, Korea Old and New: a History (Seoul: Ilchokak Publiher, 1990), halaman 242-263.

7Ibidem, halaman 280.

8Yang Seung-yoon dan Nur’aini Setiawati, Sejarah Korea: Sejak Awal Abad hingga Masa Kontemporer (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press), halaman 186.

9Eckert, 313.

10Yang dan Nuraini, Sejarah Korea, halaman 186.

11“Provisional Government of the Republic of Korea,” Wikipedia, https://en.wikipedia.org/wiki/Provisional_Government_of_the_Republic_of_Korea. Diakses 12 Desember 2015

12Yang dan Nuraini, Sejarah Korea, halaman 187-188.

13“Division of Korea,” Wikipedia, https://en.wikipedia.org/wiki/Division_of_Korea. Diakses 12 Desember 2015.

14Yang dan Nuraini, Sejarah Korea, halaman 188.

15“Provisional Government of the Republic of Korea,” Wikipedia.

16Yang dan Nuraini, halaman 188.

17Kim Hak-joon, “The American Military Government In South Korea, 1945-1948: It’s Formation, Policies, And Legacies,” Asian Perspective, Volume 12, Nomor 1 (Spring-Summer 1988), halaman 62-63

18Ibidem.

19Ibidem, halman 65.

20“Division of Korea,” Wikipedia.

21Ibidem.

22Kim Hak-joon, “American Military Government,” Asian Perspective, halaman 65.

23“Division of Korea,” Wikipedia.

24Eckert, Korea Old and New, halaman 336-337.

25Ibidem, halaman 338.

26“Autumn Uprising of 1946,” Wikipedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Autumn_Uprising_of_1946. Diakses 12 Oktober 2015.

27Eckert, Korea Old and New, Halaman 342-343.

28Ibidem, halaman 343.

29Ibidem.

30Ibidem.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s