Antara Akal dan Blasphemy

I think, therefore I blaspheme.

kesurupan

Ah, entahlah. Argumennya dapat kamu benarkan, tapi bagaimana perasaanmu? Bila kamu terganggu akankah kamu mengadukannya kepada polisi? BUkankah ia sekedar menggunakan akalnya yang dikaruniakan oleh Allah?

But y tho?

Sedari jamannya Comite Pembela Kandjeng Nabi sampai FPI, hal ini akan terus ada.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s