Kemanakah Sejarawan Indonesia?

Reposting tulisan Ulil Abshar tentang Sejarawan.

============

Sebelum menulis terlalu jauh, saya akan mengemukakan sebuah disclaimer: Saya bukanlah seorang sarjana sejarah. Saya juga bukan ahli mengenai sejarah Indonesia. Latihan akademis saya tidak berkaitan langsung dengan ilmu sejarah dan historiografi, meski saya adalah pecinta sejarah. Dalam historiografi Indonesia, saya hanyalah seorang awam, penonton di luar gelanggang, alias outsider. Apa yang saya tulis di sini adalah semacam “daftar keluhan” sebagai seorang awam terhadap situasi penulisan sejarah di Indonesia. Saya berharap apa yang saya tulis ini meleset, sehingga dengan demikian saya punya alasan untuk berharap bahwa situasi penulisan sejarah di Indonesia berada dalam kondisi sehat walafiat. Kesan awam saya yang pertama: Tak ada karya sejarah penting yang ditulis sarjana Indonesia setelah karya klasik Sartono Kartodirdjo, Pemberontakan Petani Banten 1888 (terbit oleh Pustaka Jaya pada 1984). Karya ini, menurut pengetahuan saya yang dangkal, menandai suatu fase penting dalam penulisan

Source: Kemanakah Sejarawan Indonesia?