Conversation with a Feral Cat -Robert W. Cosgriff

You rule the empty field I walk past every day.
Don’t expect me to come on in
To pick you up; your eyes say “no,”
So you’ll remain uncuddled;
I, unscratched.
No way I’ll take you home
To spit at reformation
Both of us know all too well
That that would never work.
You’d rather sleep in culverts,
Having never known a couch.
And as for food,
What you catch, you eat;
What you eat, you catch-
No purring prostitution,
No tuna-in-a-can for you.
Strike any pose you like:
Bold, insouciant, blase,
Inscrutable-all adjectives apply.
Crouched unblinking in the sun
Beneath the sign that tells me
You are moving soon,
You size me up as too far gone
To step across the line to learn
Which side of halfway feral falls upon.

Menhan yang Kekurangan Kosa Kata

Tempo hari saya dikejutkan pranala yang dibagikan rekan saya melalui media sosial. Konon katanya LGBT adalah bagian proxy war!

ryamizardWalah, sampai juga mentri pertahanan komentar soal LGBT. Tapi kok ya seperti kekurangan kosa kata gitu.

Continue reading

Perang Kota Kecil [REVIEW]

Sambas, Sampit, Ambon, Poso, dan Maluku utara. Apa kesamaan dari daerah-daerah tersebut? Kerusuhan antar-etnis(dan agama) berdarah yang menyentak Indonesia di saat senjakala Orde Baru. Bagaimana Gerry van Klinken memberi penjelasan atas tragedi ini?

tumblr_o1e7jntuqk1v4nslqo1_500

Continue reading

Lupercalia dan Valentine’s Day

Saat ini di dunia media sosial banyak yang mendapat status selebritis. Contohnya adalah pemilik akun banyubiru yang beru-baru ini membuat ramai media karena membocorkan pengangkatannya sebagai penasehat Badan Intelejen Negara. Banyak pula yang menjadikan media sosial sebagai alat untuk melakukan dakwah. Salah satu selebritis media sosial tersebut adalah Felix Siauw yang memiliki pengikut 1,6 juta lebih di twitter1 dan akunnya di facebook disukai 3,3 juta akun.2

CaesarRefusesTheDiademRidpathdrawing

Felix Siauw adalah bagian dari Hizbut Tahrir Indonesia, hal ini diakuinya sendiri dalam situs pribadinya.3 Dari pengalaman pribadi penulis, Hizbut Tahrir amat sering menggunakan bahasa unrefined (kurang halus) namun menggugah sentimen. Seringkali menggunakan fakta yang kurang tepat. Hal ini juga tercermin dalam tulisan-tulisan Felix Siauw, salah satunya adalah dalam kuliah tweet yang dilakukan 3 tahun lalu mengenai perayaan Valentine. Continue reading