Mencari Komunis, Pemikir Sosialis, Aktivis HAM, dan Liberal

Dua hari lalu saya menonton dengan keki drama dari Tere Liye.

status-tereliye

Tentu banyak kalangan ngambek dengan komentar Tere Liye ini. Lha sudah banyak tokoh kiri yang tercatat dalam sejarah bangsa ini. Kok Tere Liye nyuruh kita mencari lagi? Nah daripada kebawa emosi, yuk kita turuti saran dari Tere Liye.

Semua orang langsung menunjuk ke Tan Malaka ketika berbicara pejuang komunis. Lihat saja, dia adalah anggota Komintern (Kommunist Internasional), memimpin laskar rakyat dalam revolusi fisik, bahkan ikut serta menumpas PKI tahun 1948 (lho kok?). Tapi kita bicarakan orang lain saja. Sudah terlalu banyak yang membicarakan beliau. Tengok buku Harry A Poeze kalau sempat.

Lalu siapa lagi tokoh yang bisa kita ambil sebagai contoh?

  1. Raden Mas Soerjopranoto

rajamogokrmsoerjopranoto_503

Anda sering sebal dengan demo para buruh? Jangan kira tradisi demo para buruh itu adalah hal yang baru. Tradisinya sudah seabad lamanya. RM Soerjopranoto aktif mengorganisasikan berbagai organisasi pekerja di masanya. Low aristocrat wants to emancipate the workers! PID hates him!

Bayangkan bila tidak ada dia, bagaimana perusahaan-perusahaan Belanda akan dengan tenangnya menghisap jerih payah bangsa ini. Banyak buku yang membahas sepak terjangnya, salah satunya pernah saya bahas.

Afiliasi ideologis : sosialis & HAM.

2. Haji Misbach

378131212_hm-misbachSeorang Haji sekaligus komunis. Mungkin kita tidak terbayang akan hal ini. Namun aktivitas Haji Misbach tidak hanya terbatas posting di media sosial macam hari ini. Ia aktif mensabotase rel dan pemogokan lainnya. Bagaimana ia terlibat PKI? Rupa-rupanya ia tidak puas dengan keputusan kooperatif Muhammadiyah. Jalan radikal adalah pilihannnya dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Untuk membuktikan seberapa hardcore dalam berislam coba tengok bagaimana ia menjadi terkenal. Ia adalah mubaligh Tentara Kandjeng Nabi Moehammad, organisasi semacam FPI yang didirikan oleh HOS Tjokroaminoto.

Afiliasi ideologis: Komunis

3. Marco Kartodikromo

marco_kartodikromo

Mas Marco adalah penulis dan jurnalis Indonesia. Parakitri Simbolon (must read!) menyebut bahwa karangan Mas Marco yang berjudul Student Hidjo adalah salah satu karya sastra yang membentuk kesadaran kebangsaan Indonesia. Ia muak dengan rasisme penguasa Belanda yang memandang rendah para inlander.

Ia cukup liberal dalam hal sastra. Ketika sastrawan Balai Pustaka (hasil kooptasi penjajah) berusaha membakukan bahasa, ia bereksperimen. Feodalisme tradisonal juga ia tentang.

Afiliasi ideologis: sosialisme, liberalisme, HAM.

4. Soetan Sjahrir

sjahrir.JPG

Nah, kali ini kita melompat jauh dari para pejuang awal kemerdekaan yang tadi saya sebut. Sjahrir yang sempat menjabat sebagai Perdana Mentri kemudian duta besar Republik Indonesia pada masa perang kemerdekaan. Tanpa rekayasa politiknya, Indonesia tidak akan mencapai pengakuan dunia. Aksi agresi Belanda juga menjadi bencana politik bagi Belanda karena hasil rancangan politiknya.

 Di Belanda Sjahrir dikenal dalam politik lokal sebagai seorang sosialis. Ia juga sempat menggemparkan tatanan masyarakat kolonial dengan membawa pulang istri seorang wanita Belanda, Maria Duchateau. Ia istikomah dengan sosialisme demokratis melalui Partai Sosialis Indonesia yang ia pimpin.

Afiliasi ideologis: Sosialisme, Demokrasi, HAM, liberal.

Sesuai dengan saran Tere Liye, saya sudah menemukan beberapa orang yang saya ambil sebagai contoh teladan perjuangan. Lalu bagaimana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s