Tentang Neanderthal

Kira-kira hampir 15 tahun lalu saya berkenalan dengan karya Harun Yahya, Evolution Deceit. Di sana dinyatakan bahwa salah satu kebohongan evolusionis menyatakan bahwa Neanderthal bukanlah manusia. Mari kita lewatkan ‘kebohongan evolusionis’, kita bicarakan mengenai apa yang kita tahu mengenai neanderthal?

x79494-004-688885ee-pagespeed-ic-wdixdcbm3_

Neannderthal muncul sekitar 500 ribu tahun lalu, lebih tua sekitar 300 ribu tahun daripada manusia modern. Mereka berbeda dengan manusia modern dalam beberapa hal. Secara fisik mereka cenderung lebih pendek dan kekar. Wajah mereka amat berbeda dengan manusia modern, dengan tulang alis menonjol dan menyatu, hampir tanpa dahi, dan rongga otak (braincase) memanjang ke belakang.

Namun di sisi lain mereka tidaklah begitu berbeda dengan kita. Mereka berdiri tegak, hidup dalam kelompok, dan tampaknya memiliki bahasa. Teknologi mereka miliki (pakaian, perkakas batu, dll)  juga tidak banyak berbeda dengan manusia modern yang sezaman. Oleh karenyanya istilah bahasa Inggris bagi Homo sapiens adalah anatomically modern human, manusia yang secara anatomi modern.

Oleh karena itu tampaknya kalangan ilmuwan saat ini menyatakan bahwa neanderthal (dan juga erectus) tidak kurang manusia bila dibandingkan dengan kita. Justru perbedaan-perbedaan antara H. erectus, H. neanderthalensis, dan H. sapiens adalah bagian dari cerita evolusi manusia.

20160319_114032

Ini adalah gambar rekonstruksi kehidupan neanderthal yang menarik saya. Di sini terlihat wajah dan perawakan mereka digambarkan amat berbeda dengan manusia modern. Rambut tubuh mereka digambarkan amat tebal (bila dibandingkan manusia modern) namun membutuhkan pakaian. Gambar diambil dari buku Global History from Prehistory to Present karangan LS Stravianos yang terbit hampir 30 tahun lalu. Tentu saja rekonstruksi tersebut berusia lebih tua lagi. Bagi saya rekonstruksi ini tampaknya ingin menggambarkan betapa berbedanya mereka dengan kita saat ini.

Namun saat ini ada pula kecenderungan lain: menggambarkan neanderthal sebagai sepupu kita yang kalah dalam kompetisi kehidupan. Dalam gambaran ini neanderthal digambarkan tidaklah banyak berbeda dengan kita. Bayangkan saja seorang dari suku pemburu-peramu yang memiliki wajah ‘unik’. Terasa sama namun berbeda dengan kita. Karena wilayah neanderthal yang berada di sekitar Arab dan Eropa, mereka seringkali digambarkan dengan rambut merah.

1446918927640

Tentu saja mereka adalah manusia, meski mereka kalah dalam persaingan kehidupan yang keras tapi mereka mewariskan sedikit gen mereka pada kita. Hanya beberapa populasi terpencil Afrika yang tidak memiliki sedikit gen neanderthal, namun dengan pergerakan dan percampuran manusia yang makin tidak terbatasi mungkin nantinya Homo sapiens akan kembali menjadi satu gene pool raksasa dimana tidak akan terjadi spesiasi bilamana terjadi perubahan dalam karakteristik spesies kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s