Ini Semua Salah Demokrasi

Hai, lama ndak posting di marih. Mungkin lagi kesenengan dengan instagram. Tapi pagi ini saya menemui postingan yang bikin geregetan.

semua salah demokratie

“Jadi ini salah gue? Salah temen-temen gue?” Ujar Cinta kepada Rangga. Saya juga bingung, hubungannya demokrasi dengan bungkamnya media apa coba?

Tapi kalau kita ikut alur pikir mereka kita malah bisa ikut jadi edan. Coba kita telaah satu-satu masalah di berbagai negeri tersebut dan hubungannya dengan demokrasi.

#Palestina : ndak ada hubungannya. Adakah Israel mencaplok negeri Palestina demi mendemokrasikan rakyat Palestina? Itu semata adalah nafsu untuk menguasai lahan saja. Pada sisi lain justru rakyat Israel dari etnis arab (entah muslim atau kristen) hidup baik-baik saja dalam demokrasi Israel.

#Syria : nah! Apa situ mau bilang razim Assad (yang sering disebut kafir syiah) sebagai pemerintahan demokratis? lolololololol.

#Egypt : Pemerintahan sekarang menggulingkan pemerintahan hasil pemilu demokratis. Ini justru kegagalan menegakkan demokrasi.

#Burma : Masyarakat mayoritas Burma berusaha menyingkirkan minoritas Rohingya. Apa ini demokrasi? Kalau menengok pelajaran PPKn zaman SD saya diingatkan bahwa demokrasi janganlah menjadi Tirani Mayoritas, zaman gede saya memahami tentang Human Rights & konstitusionalisme dimana hak warga negara haruslah dijamin untuk menjadi demokrasi paripurna. Jadi kondisi Burma saat ini bukanlah demokrasi.

#Somalia : failed state. Mau menyalahkan demokrasi ketika negara tidak ada? Bahkan yang memperparah kondisi saat ini adalah milisi Al-Syabaab yg pro-khilafah.

#Nigeria : Boko Haram. Enough said.

#Iraq : masalah Iraq adalah tirani mayoriats syiah vs kebahlulan ISIS. Demokrasi tidak hadir di sini.

#Yemen : Nah lho, ini sekali lagi adalah masalah kegagalan tegaknya demokrasi. waktu 2011 oposisi yang diperkuat Ikhwanul Muslimin bisa merebut pemerintahan melalui parlemen. Akhirnya rezim lama malah kerjasama dengan pemberontak Houthi.

#Turkey : Pemerintah Turki yang relatif demokratis membatasi hak warga Kurdi dalam mengekspresikan budaya mereka, namun pemerintahnya (yang banyak fansboy muslimnya di sini) tidak melakukan kekerasan sistematis terhadap sipil. Pemboman? Pelakunya justru PKK yang komunis.

Nah, kalau kayak gini apa ini salah demokrasi? Mungkin kalau demokrasi itu orang dia bakal meminjam kata-kata Rangga “Gua udah biasa diperlakukan nggak adil kayak gini.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s