Anatomi Laporan Warga Via Brodkes Whatsapp

Belum lama tersiar kabar tragis: beberapa orang di India tewas dihajar massa yang paranoid karena desas-desus penculikan anak. Whassap kini memang menjadi tempat diseminasi desas-desus paling ramai. Pihak manajemen WA sendiri mulai melakukan langkah-langkah untuk mengurangi kebiasaan meneruskan pesan tanpa membaca atau memeriksanya terlebih dahulu. Tapi siapa peduli?

fb-post
Salah satu bentuk pesan yang diteruskan adalah laporan langsung warga. Pesan-pesan ini biasanya muncul dari pandangan saksi atau orang yang hadir di tempat kejadian. Namun entah mengapa sekarang trendnya pesan-pesan ini dibuat seolah-olah dari kalangan polisi/militer yang datang memeriksa TKP. Lihat contoh pesan yang saya baca hari ini:

Yth. Komandan ijin melaporkan Pada hari Rabu tanggal 17 Juli 2018 pukul 15.30 s.d 17.00 Wib bertempat di Rumah makan [redacted] telah dilaksanakan penangkapan terduga teroris yang dilaksanakan oleh Densus 88.

1. Adapun Identitas sbb :

a. Terduga teroris :

1) Nama : [redacted]
2) Agama : [redacted]
3) Ttl : [redacted]
4) Pekerjaan : [redacted]
5) Alamat : [redacted]

1) Nama : [redacted]
2) Agama : [redacted]
3) Ttl : [redacted]
3) Pekerjaan : [redacted]
4) Alamat : [redacted]

c. Anak 1 :

a. Nama : [redacted]
b. Agama : [redacted]
c. Ttl : [redacted]
d. Pekerjaan : [redacted]
e. Alamat : [redacted]

d. Anak 2 :

1) Nama : [redacted]
2) Agama : [redacted]
3) Ttl : [redacted]
4) Pekerjaan : [redacted]

e. Anak 3 : Bayi laki-laki berumur lk [redacted]

2. Kronologi :

a. Pada pukul 15.30 Wib di depan Indomart Jl. [redacted] berkumpul beberapa anggota Densus 88 dengan menggunakan masker.
b. Kemudian Densus 88 memanggil Bp. Kepala Dusun a.n Bp. [redacted] (Sebagai Saksi) kemudian menuju arah RM [redacted](Rumah Bp. [redacted]) untuk melakukan penangkapan.
c. Pada pukul 17.00 Wib Bp. [redacted] (Pemilik RM [redacted]) di tangkap dan di bawa ke Polda DIY.

3. Adapun barang bukti :

a. Alat Latihan Yudo/pelindung badan.
b. 2 Mata Tombak.
c. 2 Bumerang
d. 2 Lempengan besi
e. 2 Sasaran tembak
f. 1 Sabit.
g. 1 Unit Mobil Avanza warna Hitam Nopol AB [redacted]

Catatan :

a. Pada awalnya Bp. [redacted](Terduga teroris) Berdomisili (Mengontrak) di rumah Bp. [redacted] [redacted] lk 13 tahun, dan berkarakter biasa-biasa saja, dan setelah berpindah tempat kontrakan di rumah Bp. [redacted] dan menikah dengan istri yang sekarang (Ibu [redacted]) lk 7 Tahun telah Berubah karakter.
b. Bp. [redacted]bertempat tinggal dan mendirikan usaha Rumah Makan di tempat tersebut mengontrak milik Bp. [redacted]

c. Saat ini Bp [redacted](Terduga Teroris) dalam pemeriksaan Polda DIY.

Dapat anda lihat, pesan WA yang sudah dikirim dari grup ke grup (oleh karenanya disebut broadcast) ini menggunakan gaya bahasa laporan kepada atasan. Diawali dengan kata-kata “Yth Komanadan ijin…” Apakah ini meniru laporan-laporan yang dibuat dari personil polisi kepada atasannya atau apa saya tidak tahu.

Di sisi lain dapat anda lihat begitu banyak kata [redacted] muncul. Itu adalah sensor dari saya karena kiriman tersebut aslinya membagikan informasi terlalu detil tentang keluarga terduga teroris. Memang polisi dalam melakukan penangkapan pasti sudah memastikan identitas terduga teroris tersebut, namun apakah istri dan anak-anaknya terlibat? Sebagai perbandingan Kompas tidak menyebutkan nama lengkap ataupun alamat lengkap tereduga teroris tersebut, apalagu identitas keluarganya.

Itulah dua ciri pesan berantai via WA. Ini adalah pesan yang isinya dapat dicek melalui situs berita nasional. Terkadang saya juga menemui pesan yang isinya ternyata melebih-lebihkan keadaan sebenarnya, bahkan ada yang dikonfrontir dengan pesan lain yang isinya berlawanan dengan pesan tersebut.

Kini memang amat mudah membagi informasi. Namun ingatlah bahwa informasi bukanlah data. Ia perlu diolah agar dapat memberi kebijaksanaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s