Sate Cumi Bakar

There’s no such thing as bad pulicity. Itulah keyakinan beberapa orang (ndak termasuk saya tentunya). Salah satu bentuk bad publicity adalah bad review. Dengan kian terhubungnya dunia melalui internet, tentu saja bad review sliweran di mana-mana. Salah satunya bad review tentang sate cumi bakar ini.

IMG_20190217_170603.jpg

Being curious about this food, I buy one.

Sama seperti yang dibicarakan dalam bad review di atas saya dapati cuminya mentah (belum dimasak ketika dibakar), ditaruh di tempat terbuka tanpa pendingin, dan dan baunya menyebar ke mana-mana (dari luar pintu mall sudah wangi cumi!).

Sejujurnya saya sendiri tidak percaya dengan indra pemciuman saya. Saya pernah tidak sengaja membuat cumi yang saya masak basi (lebih dari ssehari), baunya justru membuat air liur saya makin deras menetes. Tapi setelah saya cermati, ada bau yang muncul dari daging yang mulai membusuk, jadinya saya berikan ke kucing saya.

Setelah cumi selesai dibaiar, saya minta untuk dibungkus saja. Bahkan sepanjang jalan di dalam bus saya khawatir, kalau-kalau bau cumi ini menembus tas saya dan mengganggu orang lain di dalam bus. Untung saja saya tidak diomeli atau bahkan diusir oleh pramugara bus Trans Jogja Istimewa.

IMG_20190217_192441.jpg

 

Demi mendapatkan full Indonesian experience saya makan cumi ini sebagai lauk untuk teman makan nasi. Bersamanya saya iringi sepotong tempe goreng tepung, didapat dari Warmindo Sindang Sari dekat rumah. Ini menjadi makan malam saya.

Ketika saya mulai makan, saya dapati saus yang digunakan amatlah nikmat. Kalau saja saya bisa mendapat sausnya untuk teman makan sehari-hari tentu nikmat betul. Baso ikan yang menemani cumi juga sungguh nikmat. Lebih lembut dan kenyal dibandingkan baso ikan yang biasa saya nikmati.

Bagaimana dengan cuminya? Hmm, ini agak sulit. Saya mengharapkan cumi yang dimasak lebih matang, meskipun saya sendiri terakhir kali masak cumi tidak lebih matang dari ini. Mengenai kesegaran juga kurang, memang cumi ini belum busuk, tapi sudah mulai mengeluarkan gas yang mmuncul kalau ikan dibiarkan terlalu lama.

Verdict: nggak usah beli sate cumi yang dimasak seperti ini. Kurang matang dan cuminya tidak segar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s