Sebuah Dongeng tentang Kalender

nafir_maroko

Semenjak manusia dianugrahi modernitas kognitif, manusia muklai mengolah diri dan lingkungannya. Ia menandai apa-apa yang tetap, segala ritme, dan dan hal-hal yang menakjubkan atau menakutkan baginya. Perlahan-lahan manusia menandai kapan dimulainya hujan, kapan buah tertentu siap dipetik, kapan perburuan akan dilakukan. Mereka yang hidup di negeri empat musim tentunya memiliki ritme hidup berbeda dengan mereka yang hidup di negeri tropis. Continue reading

Lemuria, What?

Hai, lama tak jumpa di blog ini. Mohon maaf bila ternyata ada diantara rekan-rekan yang menunggu-nunggu tulisan baru dari saya dan ternyata kuciwa dengan ketiadaan posting baru dari sayah. Mumpung lebaran belum genap seminggu sayah mohon maaf sedalam-dalamnya kepada rekan-rekan sekalian bilamana tulisan sayah banyak mengganggu ketentraman hati anda. Maklum, sayah cumak manusia medioker yang ikut-ikutan gaya menulis di blog.

therion_-_lemuria

Tanpa banyak kata, mari kita bicarakan Lemuria.

Continue reading

Berpikir Kritis: Bucaille dan Firaun

Menyatukan keimanan dan keilmuan. Sungguh tujuan mulia dari banyak kalangan muslim (atau dari agama lainnya). Namun seringkali diantara kita justru banyak yang terjebak dalam cocok-cocokan antara fakta dan penjelasan ilmiah kekinian dengan ayat dan hadits. Salah satunya adalah perkara mumi Fir’aun yang dibawakan oleh dr Maurice Bucaille.

98firaun

Continue reading

Rasa Takut akan “Liyan”

Sebelum saya menyelesaikan tulisan saya kemarin, saya justru menemukan dinamika dalam hubungan “pribumi” dan “non-pribumi.” Rasa takut akan ditundukkan dan dipecundangi.

Screenshot_2016-04-11-10-25-02 - Copy

Tulisan ini hanya tangentially related dengan tulisan kemarin, oleh karenanya langsung saja saya bicarakan hal yang bikin saya geregetan.

Continue reading