Menuju Tiongkok Modern

Proklamasi 1 Oktober 1949 menjadikan Tiongkok sebuah Republik baru yang bebas menentukan masa depannya. Keinginan untuk memperbaiki kehidupan dan melakukan modernisasi tidak lagi terhambat oleh imperialis asing ataupun pertentangan ideologis dan perang saudara antara Kuomintang dan Gongchangdang/PKT.

Sebagai kaum revolusioner, selama perjuangannya untuk mencapai kekuasaan, PKT dan Mao Zedong tidak memberikan gambaran jelas mengenai kebijakan yang akan diambilnya. Segera setelah berada di puncak, mereka lebih memperhatikan kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan otoritas politik pusat dan pembangunan kembali ekonomi.[1]

[лªÊӵ㡤ͼÎÄ»¥¶¯]£¨1£©¡°ÉñÆæÌì·¡±µÄµÚÒ»¸ö´ºÏÄÇﶬ Tentu saja tiap bangsa menginginkan modernisasi. Namun seperti apa langkah yang harus dilakukan untuk mencapainya? Kini Tiongkok telah mencapai hasil pembangunan yang luar biasa. Apa saja yang telah dilakukan Tiongkok untuk mencapai modernisasi ini? Continue reading