Ho Chi Minh dan Perjuangan Kemerdekaan Vietnam

Pada 1787 Pierre Joseph Georges Pigneau de Behaine memukau istana perhatian Prancis dengan membawa pulang Nguyen Thanh, putra dari penantang tahta Vietnam, Nguyen Anh. Tanpa bantuan negara Pigneau menyusun pasukan sendiri utuk membantu Nguyen Anh, namun ia meninggal pada 1799. Nguyen Anh sendiri berhasil merebut tahta dan menamai diriya Gia Long. Para pengikut Pigneau kemudian mejadi pioir kehadiran Prancis di Vietnam.1

HoChiMinh_VietMinh

Masuknya Prancis membawa babak baru dalam sejarah Vietnam. Kaum Katolik berkali-kali terlibat pemberotakan meyebabkan hubungan istana dengan Prancis merenggang. Prancis sendiri memiliki niat menaklukkan Vietnam sehingga mereka mengirimkan armada pada 1857. Meski pasukan Prancis menderita karena berbagai peyakit tropis, raja Tu Duc mengejutkan semua pihak dengan menyerah pada tahun 1861. Namun rakyat Vietnam tetap melanjutkan perlawanan meski tanpa pemimpinnya. Selama Prancis berkuasa pedesaan Vietnam tidak pernah aman bagi Prancis.2

Prancis membutuhkan para mandarin untuk memerintah Vietnam, oleh karenanya sistem ujian konfusian untuk merekrut mereka menjadi agen pemeritah kolonial.3 Namun diantara para mandari adapula yang meneruskan tradisi melawan Prancis. Dari kalangan masyarakat yang mengalami sentuhan intens dengan penguasa kolonial inilah hadir kalangan nasionalis yang menantang kekuasaan Prancis, termasuk Ho Chi Minh. Bagaimana Ho Chi Minh hadir dalam perjuangan memerdekakan Vietnam? Continue reading