Ini Semua Salah Demokrasi

Hai, lama ndak posting di marih. Mungkin lagi kesenengan dengan instagram. Tapi pagi ini saya menemui postingan yang bikin geregetan.

semua salah demokratie

“Jadi ini salah gue? Salah temen-temen gue?” Ujar Cinta kepada Rangga. Saya juga bingung, hubungannya demokrasi dengan bungkamnya media apa coba? Continue reading

Tentang Pribumi Indonesia (1)

Kira-kira hampir seminggu lalu timeline mukabuku saya dihentak dengan pertanyaan “Kak adit pernah nulis tentang pribumi di blognya? Minta linknya dong?” Sayapun bingung kerana seingat saya saya ndak pernah nulis khusus tentang pribumi. Posting yang mendapat tag pribumi hanyalah foto seorang bupati pribumi yang mengenakan lencana keanggotaan freemason. Wah, ada apa nih?

pribumi

Rupa-rupanya rekan saya di mukabuku ingin tahu komentar saya mengenai sebuah artikel yang beredar di jagad maya yang menyatakan bahwa karena dari zaman dulu manusia datang ke Indonesia sebagai pendatang maka tidak ada yang namanya pribumi tersebut. Eeeeh??!!!! Continue reading

Shalat Gerhana Buat Apa?

Menelusur jagad maya memang ajaib. Sering muncul pertanyaan dan pernyataan ajaib yang bermakna macam-macam bila dilihat dari berbagai sudut pandang tertentu. Salah satunya adalah tweet tokoh yang dicap sebagai dedengkot Islam Liberal ini:

Nah bagaimana anda akan menjawab pertanyaan beliau?

Continue reading

Mencari Komunis, Pemikir Sosialis, Aktivis HAM, dan Liberal

Dua hari lalu saya menonton dengan keki drama dari Tere Liye.

status-tereliye

Tentu banyak kalangan ngambek dengan komentar Tere Liye ini. Lha sudah banyak tokoh kiri yang tercatat dalam sejarah bangsa ini. Kok Tere Liye nyuruh kita mencari lagi? Nah daripada kebawa emosi, yuk kita turuti saran dari Tere Liye.

Continue reading

Imlek, Tahun Baru, dan Kalender

Di libur imlek (Tahun Baru Tionghoa) saya sempat kepikiran: kalau perayaan tahun baru itu tradisi umat sebelah yang haram bagi muslim merayakannya, bagaimana dengan imlek?

liong-berita-jogjaTentu saja haram jawabnya. Namun ini membawa saya ke pertanyaan berikutnya: adakah muslim (Indonesia) lupa hubungan penanggalan, tradisi, dan perubahan musim?

Continue reading