Jenis-Jenis Bahan Kernmantle

prussik

Di kiriman sebelumnya kita membicarakan jenis-jenis konstruksi tali yang digunakan dalam berbagai kegiatan panjat. Tulisan ini akan membicarakan bahan yang digunakan dalam konstruksi tali kernmantle. Tentu saja kernmantle dibuat dari bahan sintetis, serat yang umumnya berasal dari minyak bumi yang diolah menjadi berbagai jenis polimer yang memiliki sifat-sifat tertentu.

Berikut adalah beberapa jenis polimer yang sering digunakan untuk membuat kernmantle:

  • Nylon/Polyamide

Nylon adalah istilah umum untuk menyebut berbagai jenis polimer sintetik yang terhubung oleh ikatan amida. Jenis polimer ini dapat kita temui dalam berbagai jenis peralatan plastik maupun serat kain. Serat nilon memiliki daya regang (flexibility) dan kekuatan tarik (tenacity) amat baik.

Kekuatan serat nilon terhadap tarikan menyebabkan ia amat berguna dalam kegiatan panjat tebing. Semua kernmantle dinamis dapat dipastikan menggunakan bahan ini. Kelemahannya adalah bahan ini menyerap kelembaban dan ketika basah kekuatannya dapat berkurang. Untuk mengatasi hal ini umumnya benang yang digunakan untuk kernmantle kualitas tinggi diberi perlakuan kimiawi khusus agar menolak air (dry treatment).

Contoh produk: Beal Contract (statis), Tendon Smart (dinamis).

  • Aramid

Aramid adalah singkatan dari aromatic polyamide, senyawa polimer sintetis ini adalah rantai komponen aromatik yang diikat oleh ikatan amida. Aramid dikenal dengan nama komersial Nomex, Kevlar, Twaron, dll. Polimer sintetis ini memiliki keunggulan tahan gesekan dan panas, oleh karenanya dapat ditemukan pada perlengkapan alat pelindung diri seperti selimut tahan api, sarung tangan anti-gores, helm balistik militer, dan lain sebagainya.

Keunggulan aramid amat berguna bagi aplikasi pemadam kebakaran dan militer., oleh karenanya produsen kernmantle mulai menggunakan benang aramid untuk kernmantle produksinya. Penggunaan benang aramid ini terkadang hanya digunakan untuk mantel tali saja, namun ada juga tali yang menggunakan inti aramid.  Karena aramid memiliki kekuatan yang berbeda dengan nilon, terdapat beberapa produk kernmantle yang memiliki kekuatan lebih kecil dibanding produk kernmantle seukuran yang berbahan nilon.

Meski penggunaan aramid awalnya ditujukan untuk aplikasi pertolongan kebakaran, Edelrid melakukan inovasi membuat kernmantle dinamis dengan mantel aramid untuk meningkatkan ketahanan gesekan di lapangan.

Contoh produk: Edelrid Proline (dinamis), Tendon Aramid (statis)

  • Polyester

Poliester adalah polimer yang mengandung kelompok fungsional ester dalam senyawanya. Polyester sering ditemui dalam kain untuk tas maupun pakaian. Polimer poliester memiliki kekuatan lebih rendah dibanding nilon namun tidak menyerap air sehingga relatif tidak terpengaruh air bila dibanding nilon. Sifat ini menjadikan polyester sering digunakan untuk tali di pelayaran.

Produsen tali asal Amerika, Sterling, mengeluarkan produk revolusioner mereka Sterling High Tenacity Polyester, tali dengan modulus statik sangat rendah dibandingkan kernmantle nilon yang ada saat itu. Tali ini selain ditujukan untuk pertolongan vertikal, amat berguna untuk penyebrangan Tyrolean. Sifatnya yang tidak menyerap air kemudian juga digunakan untuk produk spesifik untuk speleologi dan canyoneering yang bergelut dengan air terus-menerus.

Contoh produk: Tendon Speleo Special, Sterling HTP

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s