Sejarah dan Ilmu Sosial

Sejarah dan Ilmu Sosial

Pada abad 19 penulisan sejarah menekankan pada negara atau bangsa dan hubungannya dengan negara atau bangsa lainya. Ini tergambar dari pernyataan Guru Besar Sejarah Cambridge, John Seely, yang menyatakan bahwa sejarah tidak lain adalah politik masa lalu. Beralih ke abad 20 kecenderungan ini berubah. Perhatian sejarawan beralih pada gejala-gejala sosial yang ada pada masyarakat.

Kajian mengenai berbagai gejala sosial dalam rentang sejarah ini mendekatkan kajian sejarah dengan kajian ilmu-ilmu sosial. Bagaimana dua kajian ini dapat didekatkan, dan dapatkah keduanya membedakan satu-sama lain bila saling meminjam teori?

cropped-social_studies Continue reading

Advertisements

Fakta dalam Kajian Sejarah

Hegel dalam karya seminalnya mempersalahkan sejarawan yang hanya menyajikan rangkaian pengetahuan mengenai masa lalu tanpa melihat atau menghiraukan suatu unsur kesatuan yang utuh. Namun hal ini kini dianggap hanyalah merupakan pretensi filsuf. Tugas utama sejarawan adalah menyelidiki masa silam untuk mengetahui apa yang dipikirkan dan dilakukan oleh manusia pada masa silam.

tandatanya

Continue reading

Seputar Sejarah Spekulatif dan Sejarah Kritis

Filsafat sejarah terdiri dari tiga unsur, yang pertama adalah makna sejarah itu sendiri. Sejarah dapat diartikan sebagai peristiwa, dapat pula diartikan sebagai cara manusia memandang peristiwa masa lalu tersebut. Dua unsur lainnya adalah sejarah spekulatif dan sejarah kritis. Artikel ini akan membahas seputar sejarah spekulatif dan sejarah kritis.

historyposter

Continue reading

Kritik Terhadap Sistem-sistem Spekulatif (Rangkuman)

Kebenaran sistem spekulatif tidak dapat dipastikan, ia tidak dapat divonis benar atau salahnya sebagaimana dalam penafsiran sejarah atau teori ilmu alam. Ini dikarenakan sistem-sistem spekulatif memiliki sifat metafisik. Ciri khasnya yaitu pernyataan metafisik tidak dapat dinyatakan salah meskipun pernyataan tersebut tidaklah masuk akal.

Continue reading