Komentar tentang KPK

KPK

KPK, lembaga anti-rasuah negeri ini yang lumayan berprestasi menciduk beberapa orang besar negeri ini. Hari ini mereka menyelenggarakan festival anti-korupsi yang dilakukan di Kridosono dan UGM, membuat saya harus berjalan kaki lebih jauh dari biasanya. Namun yang akan saya keluhkan kali ini bukan itu.

Lembaga penegakan hukum satu ini ditentang keberadaannya oleh salah satu kyai sejak dulu, namun saya ndak mendukungnya karena argumennya yang pernah saya dengar (tidak langsung) adalah “dalam trias politika ndak ada KPK.” Sebagai lembaga penegak hukum tentu ia adalah bagian dari eksekutif, maka adalah wajar bila tiap negara punya caranya masing-masing untuk membagi kewenangan penegakan hukum.

abraham_samad

Yang saya disesalkan adalah Abraham Samad menjadikan KPK seperti alat politik. Hal ini adalah kesan yang timbul dari beberapa hal yang terjadi setelah pemilu. Beberapa saat setelah anggota DPR terpilih muncul kabar bahwa salah satu politisi adalah target operasi KPK. Bahkan orang tersebut, Setya Novanto akhirnya terpilih sebagai ketua DPR. Segeralah muncul tanggapan dari Abraham Samad yang menyesalkan bahwa DPR memilih politisi yang tidak bersih dari korupsi untuk memimpin mereka.

FUCKING HELL!!!

It’s your job to catch those you suspect and prove that they’re guilty!!! Ketika ia mengeluh justru ia menunjukkan bahwa ia sesungguhnya tidak menjalankan tugasnya dengan cukup baik sehingga Setya Novanto yang ia curigai telah melakukan korupsi. Selama ia tidak memiliki cukup bukti untuk menangkap Setya Novanto maka ia tidak berhak mengeluhkan hal ini. Ia harus menghormati proses politik yang ada, proses politik ada di DPR sedangkan ia harus menjalankan proses hukum.

Saat penyusunan kabinet muncul kabar bahwa Jokowi mengacu pada rekomendasi KPK mengenai status para calon menteri. Tentu saja orang kebanyakan memuji Jokowi yang dianggap berusaha mewujudkan pemerintahan bersih. Namun jika kita perhatikan lebih cermat tentu ini hanyalah usaha pencitraan semata. Proses seperti ini seharusnya dilakukan tertutup sebab sekali lagi KPK belum membuktikan di pengadilan bahwa orang yang mereka curigai tersebut benar-benar bersalah.

rini_soemarno

KPK yang hanya memberikan “tanda merah dan tanda kuning” adalah tanda bahwa mereka belum maksimal dalam melakukan kerja mereka. Rapor mereka dapat dinilai bagus jika mereka sudah melakukan penangkapan dan berhasil mempidanakan para koruptor. Dua hal yang dilakukan KPK (Abraham Samad) mengesankan seolah-olah KPK berusaha mendapatkan simpati Jokowi dan menyokong manuver politik Jokowi.

Semoga saja tindakan KPK menangkap Ra Fuad bukanlah sekedar karma karena keluarganya telah turut terlibat mengusir sekelompok warga syiah dari kampunya di Bangkalan. Kita hanya bisa berharap bahwa nantinya kita akan melihat orang-orang yang sudah ditandai Abraham Samad sebagai sasaran akan segera ditangkap dan diproses di pengadilan. Itu semua demi membudayakan penegakan hukum dan menghilangkan korupsi dari kehidupan kita.

Yang tentu saja membawa kita ke masalah berikutnya : pencegahan korupsi.

festival_antikorupsi

Ini adalah bagian dari tugas KPK, melakukan pencegahan korupsi. Selama ini sudah banyak hal yang dilakukan KPK, diantaranya membagikan buklet tentang apa itu korupsi, membuka kantin kejujuran di berbagai sekolah, dan mensponsori berbagai event antikorupsi. Namun siapa yang yakin ini akan benar-benar menghilangkan korupsi dari jiwa bangsa ini? Ataukah ini hanya akan jadi pemborosan saja, menjadi pengeluaran akhir tahun yang dilakukan demi menghabiskan anggaran?

Mungkin lebih baik bila KPK fokus pada penindakan tindak korupsi saja, lambat laun bangsa ini akan paham apa itu korupsi dan itu akan terinternalisasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s